Tampilkan postingan dengan label UTBK 2019. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UTBK 2019. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Maret 2019

Info SBMPTN 2019 : Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK)

INFO SBMPTN 2019 : 
UJIAN TULIS BERBASIS KOMPUTER (UTBK)




UTBK
Mulai tahun 2019, persyaratan untuk mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2019 adalah wajib mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). UTBK dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2017, 2018, dan 2019. UTBK menggunakan soal-soal ujian yang dirancang sesuai kaidah akademik untuk memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi.

Pelaksana UTBK dilakukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). LTMPT adalah satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia. Keunggulan pelaksanaan UTBK oleh LTMPT antara lain: tes dilakukan lebih dari 1 (satu) kali, peserta mengikuti maksimal 2 (dua) kali tes, dan hasil tes diberikan secara individu 10 (sepuluh) hari setelah pelaksanaan tes.
Tujuan

Tujuan UTBK adalah :
Memprediksi calon mahasiswa yang mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik dan tepat waktu.
Memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mengikuti tes secara fleksibel dalam memilih waktu dan lokasi tes.

Ketentuan Umum


Peserta hanya diperbolehkan mengikuti UTBK maksimal 2 (dua) kali, dengan ketentuan sebagai berikut:

UTBK kelompok Saintek satu kali dan kelompok Soshum satu kali; atau kelompok Saintek dua kali; atau Kelompok Soshum dua kali.
Peserta yang ingin mengikuti tes satu kali dapat mendaftar pada gelombang pertama atau gelombang kedua.
Pendaftaran UTBK: Gelombang Pertama tanggal 01 – 24 Maret 2019 dan Gelombang Kedua tanggal 25 Maret – 01 April 2019.
Waktu pelaksanaan Tes untuk peserta pendaftar gelombang pertama tanggal 13 April – 4 Mei 2019 dan waktu pelaksanaan Tes untuk peserta pendaftar gelombang kedua tanggal 11 Mei – 26 Mei 2019.
Peserta yang ingin mengikuti tes dua kali harus mendaftar di gelombang pertama dan gelombang kedua (waktu pendaftaran dan pelaksanan tes seperti tertera di butir 2).

Perhatian: Peserta yang mendaftar hanya di gelombang kedua hanya dapat mengikuti 1 (satu) kali tes pada tanggal 11 Mei – 26 Mei 2019
Persyaratan

Persyaratan UTBK 

 adalah sebagai berikut.

Siswa SMA/MA/SMK Kelas 12 pada tahun 2019 atau peserta didik Paket C tahun 2019.
Lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat tahun 2017 dan 2018 atau lulusan Paket C tahun 2017 dan 2018.
Membayar biaya UTBK.

Tahapan 

Tahapan mengikuti UTBK adalah sebagai berikut.

Mendaftar melalui laman https://pendaftaran-utbk.sbmptn.ac.id menggunakan NISN dan NPSN untuk mendapatkan username dan password.
Mengunggah pas foto berwarna terbaru, mengisi data, memilih jenis dan sesi ujian, serta lokasi Pusat UTBK PTN untuk mendapatkan slip pembayaran UTBK.
Membayar di Bank Mandiri, Bank BNI, atau Bank BTN menggunakan slip pembayaran kecuali bagi pendaftar Bidikmisi. Pembayaran harus dilakukan paling lambat 1 x 24 jam.
Melakukan login ke laman pendaftaran di https://pendaftaran-utbk.sbmptn.ac.id untuk mencetak kartu peserta UTBK.
Mengikuti UTBK sesuai dengan hari, tanggal, sesi, dan lokasi Pusat UTBK PTN yang dipilih.

Jenis Tes
UTBK terdiri atas Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang sesuai dengan kelompok ujian setiap peserta ujian.

TPS mengukur kemampuan kognitif, yaitu kemampuan penalaran dan pemahaman umum yang penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi. Kemampuan ini meliputi kemampuan penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis.

TKA mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah dan diperlukan seseorang agar dapat berhasil dalam menempuh pendidikan tinggi. TKA juga mengukur kemampuan kognitif yang terkait langsung dengan konten mata pelajaran yang dipelajari di sekolah. Penekanan tes pada Higher Order Thinking Skills (HOTS).
Kelompok Ujian

Kelompok ujian pada UTBK 

dibagi menjadi:

Kelompok Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) dengan materi ujian TPS dan TKA Saintek (Matematika Saintek, Fisika, Kimia, dan Biologi);
Kelompok Ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) dengan materi ujian TPS dan TKA Soshum (Matematika Soshum, Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi).

Setiap peserta dapat memilih kelompok ujian Saintek dan/atau Soshum.
Biaya UTBK

Ketentuan mengenai biaya UTBK  

adalah sebagai berikut :

Biaya yang ditanggung oleh peserta adalah sebesar Rp. 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) setiap mengikuti tes.
Biaya UTBK dapat dibayarkan melalui Bank Mandiri, Bank BNI, atau Bank BTN.
Biaya yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apa pun.
Calon peserta Bidikmisi yang dinyatakan lolos persyaratan tidak dipungut biaya.

Jadwal UTBK
Jadwal UTBK pada tahun 2019 yang meliputi penyelenggaraan, kegiatan, dan pelaksanaan UTBK adalah sebagai berikut.

Penyelenggaraan UTBK 2019:
Pada hari Sabtu dan Minggu, sebanyak 10 kali.
Setiap hari terdapat dua sesi tes, yaitu pagi dan siang sebanyak 20 sesi (kecuali hari libur nasional).

Jadwal kegiatan UTBK 2019 :
 

Pendaftaran UTBK : 
Gelombang 1  : 01 Maret - 24 Maret 2019
Gelombang 2 : 25 Maret - 01 April 2019
 

Pelaksanaan UTBK :
 

Gelombang 1 : 13 April - 04 Mei 2019
Bagi peserta Tuna Netra waktu ujian yang tersedia hanya pada tanggal 04 Mei 2019 Pagi (07.30 - 11.45) pada ruang khusus.
 

Gelombang 2 : 11 Mei - 26 Mei 2019
Bagi peserta Tuna Netra waktu ujian yang tersedia hanya pada tanggal 25 Mei 2019 Pagi (07.30 - 11.45) pada ruang khusus.
 

Pengumuman Hasil UTBK : paling lambat 10 hari setelah pelaksanaan UTBK.
====

Informasi lebih lanjut :
silakan menghubungi Guru Bimbingan dan Konseling

Sabtu, 08 Desember 2018

Berita Koran : BENTUK LTMPT, PENDAFTARAN TES MASUK PTN MULAI 12 JANUARI


BENTUK LTMPT, 
PENDAFTARAN TES MASUK PTN 
MULAI 12 JANUARI




Sumber :   



JawaPos.com - Rencana Kemenristekdikti membentuk pusat ujian (test center) segera terwujud. Dalam waktu dekat, pusat ujian yang bernama resmi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) tersebut diresmikan. Lembaga itu bakal menggantikan peran Majelis Rektor PTN dalam menyelenggarakan seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM PTN).

Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) sekaligus Ketua Umum SBM PTN 2018 Ravik Karsidi mengatakan, LTMPT tersebut dijadwalkan untuk diluncurkan pada 3 Januari 2019. Namun, dia belum bisa menjelaskan lebih detail apakah LTMPT tersebut hanya menangani SBM PTN atau sekaligus dengan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM PTN).
Seperti diketahui, SBM PTN merupakan seleksi masuk PTN berbasis ujian tulis.

Sementara itu, SNM PTN merupakan seleksi masuk PTN berbasis penelusuran prestasi akademik, minat, dan bakat. Karena itu, seleksinya menggunakan nilai rapor dan portofolio prestasi lainnya.

Ravik menuturkan, persiapan pembentukan LTMPT berjalan dengan baik. "Insya Allah, semua siap," katanya kemarin (6/12). Siswa SMA tingkat akhir dan lulusan SMA 2018 serta 2017 yang ingin masuk PTN melalui SBM PTN tidak perlu khawatir. Sebab, proses pelaksanaan tesnya seperti biasanya.

Ada sedikit perbedaan pelaksanaan ujian tulis SBM PTN selama ini dengan model baru yang nanti dikelola LTMPT. Selama ini siswa peserta SBM PTN hanya memiliki satu kali kesempatan untuk ikut ujian tulis. Kemudian, nilai hasil ujian tersebut dijadikan bahan pemeringkatan. Lantas, hasil pemeringkatan dijadikan acuan penetapan kelulusan SBM PTN.
Pada sistem yang baru nanti, pelamar bisa mengikuti maksimal dua kali ujian tulis berbasis komputer (UTBK) SBM PTN. Siswa SMA tingkat akhir bisa memilih sesi ujian SBM PTN sebelum atau setelah ujian nasional (unas).

Panitia rencananya membuka 24 kali sesi UTBK. Mulai 30 Maret hingga 26 Mei. Setelah seluruh sesi UTBK tersebut selesai dilaksanakan, baru dibuka pendaftaran SBM PTN. Siswa kemudian mendaftar SBM PTN dengan memasukkan nilai UTBK yang mereka dapatkan.
Sistem itu dinilai lebih transparan. Sebab, siswa atau pelamar bisa mengetahui nilai yang mereka dapatkan. Kemudian, panitia SBM PTN akan mengolah pendaftaran tersebut. Sistem baru itu juga memungkinkan ujian tulis dilaksanakan dengan menggunakan komputer. Sebab, pelaksanaan ujiannya tidak serentak.

Sekjen Kemenristekdikti Ainun Naim menuturkan, setelah resmi dibentuk, LTMPT segera membuka pengumuman pendaftaran untuk mengikuti UTBK. Rencananya, pendaftaran UTBK dilaksanakan pada 12 Januari sampai 27 Maret 2019.

"Sebentar lagi kita sosialisasikan. Kemudian, kita laksanakan untuk pendaftaran," kata Ainun setelah mengikuti Simposium Nasional Aktuaria di Jakarta kemarin.

Dia berharap pelaksanaan UTBK bisa berlangsung pada awal-awal tahun. Ainun juga menuturkan bahwa LTMPT nanti menangani ujian yang digunakan dalam SBM PTN. Sementara itu, SNM PTN langsung diolah oleh kampus seperti selama ini. Ainun mengatakan, LTMPT berkedudukan di kantor Kemenristekdikti, Jl M.H. Thamrin, Jakarta Pusat. 

(wan/c6/agm)

Catatan :
INFORMASI LEBIH LANJUT SILAKAN MENGHUBUNGI  BAPAK/IBU GURU BEKA